Hubungan Lama Kerja Dan Intensitas Pencahayaan dengan Kelelahan Mata Pada Penjahit di Pasar Raya Solok Tahun 2025

Authors

  • Cindy Rahmi Ayunda Universitas Alifah Padang, Indonesia
  • Eri Wahyudi Universitas Alifah Padang, Indonesia
  • Gusni Rahma Universitas Alifah Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.33

Keywords:

Intensitas Pencahayan, kelelahan mata, lama kerja

Abstract

World Health Organization (WHO)  melaporkan bahwa prevalensi kejadian astenopia (kelelahan mata) secara global berkisar 40% hingga 90%. Penelitian yang dilakukan oleh American University of Beirut (AUB) pada tahun 2020 melaporkan bahwa angka prevalensi astenopia mencapai 67,8%, dengan keluhan penglihatan kabur sebagai gejala paling umum sebesar 27,0%. Data Riskesdas menunjukkan prevalensi severe low vision di Indonesia sebesar 1,49%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama kerja dan intensitas pencahayaan dengan kelelahan mata pada penjahit di Pasar Raya Solok tahun 2025.

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Pasar Raya Solok pada Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan pada 30 Mei–5 Juni 2025. Sampel berjumlah 50 responden yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk lama kerja dan kelelahan mata serta pengukuran intensitas pencahayaan dengan lux meter. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test.

Hasil penelitian menunjukkan 64% responden mengalami kelelahan mata, 78% memiliki lama kerja >7 jam/hari, dan 78% bekerja dengan pencahayaan <500 lux. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja (p = 0,010) dan intensitas pencahayaan (p = 0,001) dengan kelelahan mata pada penjahit di Pasar Raya Solok tahun 2025.

Kelelahan mata pada penjahit berhubungan dengan lama kerja dan intensitas pencahayaan. Untuk mengurangi risiko kelelahan mata diharapkan para penjahit dapat lebih memperhatikan kondisi kerja, terutama dalam hal pengaturan jam kerja dan pencahayaan yang memadai serta melakukan istirahat yang cukup untuk mengurangi risiko kelelahan fisik ataupun kelelahan mata.

 

Daftar bacaan: 39 (2003–2024)
Kata Kunci: Intensitas pencahayaan, kelelahan mata, lama kerja

Downloads

Published

2025-11-24

How to Cite

Ayunda, C. R., Wahyudi, E., & Rahma, G. (2025). Hubungan Lama Kerja Dan Intensitas Pencahayaan dengan Kelelahan Mata Pada Penjahit di Pasar Raya Solok Tahun 2025. Applicare Journal, 2(4), 317 327. https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.33

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)