Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Status Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24–59 Bulan di Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v3i1.72Keywords:
ASI Eksklusif, Status Ekonomi, StuntingAbstract
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) di bawah -2 SD. Di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang, prevalensi stunting masih tergolong tinggi yaitu sebesar 9,24%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan status ekonomi dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2025. Populasi penelitian sebanyak 2.744 balita, sampel sebanyak 97 ibu yang memiliki balita usia 24–59 bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 2-20 Juni 2025 melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 12 balita (12,4%) mengalami stunting. Sebanyak 30 balita (30,9%) tidak diberikan ASI eksklusif, dan 43 balita (44,3%) berasal dari keluarga dengan status ekonomi rendah. Terdapat adanya hubungan pemberian ASI eksklusif (p = 0,011) dan status ekonomi (p = 0,048) dengan kejadian stunting. Disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif dan status ekonomi keluarga memiliki hubungan dengan kejadian stunting. Oleh karena itu, diharapkan Puskesmas Anak Air meningkatkan edukasi masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif, memperluas akses terhadap layanan gizi mencegah stunting.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Riri Alpiani, Eri Wahyudi , Gusrianti Gusrianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


