Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Masa Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v3i2.67Keywords:
Kelelahan Keja, Masa Kerja, PerawatAbstract
Kelelahan kerja merupakan masalah penting yang dihadapi tenaga kesehatan, terutama perawat dengan sistem kerja shift. Kelelahan dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, meningkatnya risiko kesalahan medis, dan menurunnya mutu pelayanan. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2024, jumlah perawat di RS Bhayangkara sebanyak 74 orang dengan kunjungan pasien rawat inap mencapai 2.587 orang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di RS Bhayangkara Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 64 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner pada 29 Agustus–2 September 2025 dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 48,4% perawat mengalami kelelahan kerja, 51,6% memiliki tingkat pengetahuan rendah, dan 57,8% memiliki masa kerja baru. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kelelahan kerja (p=0,006), namun terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan kelelahan kerja (p=0,000). Rumah sakit perlu mengelola kelelahan melalui penjadwalan kerja yang proporsional, waktu istirahat cukup, dan edukasi berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ayani Resti, Afzahul Rahmi, Yulia Yulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


