Analisis Pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis dengan Strategi DOTS Di Puskesmas Kuranji Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v3i1.65Keywords:
DOTS, Tuberkulosis, PuskesmasAbstract
Penanggulangan penyakit TB di fasilitas pelayanan kesehatan masih menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan, terlihat di Puskesmas Kuranji pada tahun 2023 angka kesembuhan TB mencapai 86%, namun pada tahun 2024 kasus TB meningkat dengan angka kesembuhan hanya 35,41%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program penanggulangan tuberkulosis dengan strategi Directly Observed Treatment Short-Course (DOTS) di Puskesmas Kuranji tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan 6 Informan menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada 19 Mei–3 Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tenaga kesehatan sudah memadai dan terlatih, pendanaan dari BOK terealisasi cukup, fasilitas penunjang tersedia dengan Puskesmas Nanggalo sebagai mitra pemeriksaan TCM. Penemuan kasus dilakukan secara aktif dan pasif, OAT tersedia secara gratis, serta pemilihan PMO berasal dari keluarga pasien. Namun, cakupan keberhasilan pengobatan masih rendah karena banyak pasien masih menjalani pengobatan. Ditemukan kendala bahwa pasien masih terpengaruh dengan stigma negatif masyarakat sehingga mereka enggan melakukan pemeriksaan lanjut ke Puskesmas, disarankan agar pihak Puskesmas membentuk tim penjaringan aktif untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat guna menurunkan stigma negatif negativ serta mendukung proses pengobatan pasien berjalan dengan baik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Dea Ami, Meyi Yanti, Gusni Rahma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


