Hubungan Masa Kerja dam Shift Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di RSU Naili DBS Kota Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.29Keywords:
Kelelahan Keja, Masa kerja, Perawat, Shift kerjaAbstract
Kelelahan kerja perawat merupakan salah satu permasalahan penting dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit. Laporan Dinas Kesehatan Kota Padang pada tahun 2023 menunjukkan tingginya tingkat kelelahan kerja di RSU Naili DBS, dengan jumlah perawat sebanyak 60 orang dan pasien rawat inap mencapai 10.365 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan masa kerja dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di RSU Naili DBS Kota Padang tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Agustus 2025 dengan populasi seluruh perawat di RSU Naili DBS sebanyak 76 orang, dan sampel yang diperoleh adalah 66 perawat melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,6% perawat mengalami kelelahan kerja, 51,5% memiliki masa kerja lama, serta 60,6% menjalani shift kerja tidak berisiko. Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan kelelahan kerja (p-value = 0,014) dan antara shift kerja dengan kelelahan kerja (p-value = 0,003). Temuan ini menegaskan bahwa masa kerja dan shift kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi kelelahan perawat. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus dari pihak rumah sakit dalam pengaturan jadwal kerja serta penyediaan fasilitas pendukung untuk menjaga kesehatan dan produktivitas perawat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Ratu Nabila Safitri, Yulia Yulia, Meyi Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


