Analisis Implementasi Program Penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.23Keywords:
Implementasi, Program Penanggulangan HIV/AIDS, PuskesmasAbstract
Data Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2023 menunjukan jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tertinggi sebanyak 361 orang dengan penambahan 48 orang positif pada tahun 2024. Puskesmas Seberang Padang menjadi salah satu pusat layanan komprehensif berkesinambungan di Kota Padang yang menyediakan layanan VCT, pengobatan ARV, edukasi, serta skrining HIV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Seberang Padang tahun 2025. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan pedoman wawancara mendalam, lembar observasi dan tabel checklist. Data di analisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil tenaga kesehatan telah memiliki kompetensi dan pelatihan sesuai meski jumlahnya terbatas. Kebijakan mengacu pada Permenkes No. 23 Tahun 2022. Sarana dan prasarana seperti alat tes HIV dan ARV tersedia, namun belum ada ruang khusus layanan. Pelaksanaan mencakup penyuluhan, skrining HIV pada kelompok berisiko (ibu hamil, pasien HIV), pengobatan ARV sejak deteksi dini hingga pemantauan, serta konseling sebelum dan sesudah tes HIV. Output program meliputi VCT, pemeriksaan HIV, pemberian ARV, dengan pencatatan melalui sistem informasi HIV/AIDS. Kesimpulan penelitian ini Implementasi program penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Seberang Padang sudah berjalan sesuai kebijakan yang berlaku. Namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan tenaga kesehatan, fasilitas layanan yang belum optimal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Widya Wahyuni, Wilda Tri Yuliza, Alkafi Alkafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


