Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Hygiene Sanitasi pada Proses Pengolahan Makanan Rumah Makan di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.53Keywords:
Hygiene Sanitasi, Penjamah Makanan, Rumah Makan, Ketersediaan Sarana dan PrasaranaAbstract
Penerapan hygiene sanitasi dalam pengolahan makanan rumah makan sangat menentukan keamanan pangan dan pencegahan penyakit bawaan makanan (foodborne disease) yang masih sering dilaporkan di Indonesia. Data Dinas Kesehatan menunjukkan rendahnya pemenuhan syarat higiene sanitasi di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang, dan observasi awal menemukan praktik cuci tangan, penggunaan penutup kepala, serta pengelolaan sampah yang belum memadai. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilaksanakan Maret–Agustus 2025 pada rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Ambacang, Kota Padang. Populasi penelitian seluruh penjamah makanan; sampel akhir 57 responden dipilih secara simple random sesuai kriteria inklusi. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α=0,05). Uji Chi-Square menunjukkan pengetahuan, sikap, berhubungan signifikan dengan penerapan hygiene sanitasi (p<0,05). Peningkatan pengetahuan dan sikap positif penjamah makanan, didukung sarana sanitasi yang memadai, menjadi kunci penerapan hygiene sanitasi rumah makan di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang. Disarankan edukasi terstruktur, pelatihan rutin, monitoring berkala, serta dukungan regulatif lintas sektor untuk memperkuat keamanan pangan secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Ufairah Nakiyah, Meyi Yanti, Bermansyah Bermansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


