Hubungan Dukungan Keluarga dan Akses ke Posyandu dengan Keaktifan Lansia ke Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37985/apj.v2i4.22Keywords:
Akses, Dukungan keluarga, Keaktifan lansiaAbstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan sehingga memerlukan perhatian khusus, salah satunya melalui posyandu lansia. Pada tahun 2024 capaian program posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pauh, hanya mencapai 12,23% dengan target 80%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan akses ke posyandu dengan keaktifan lansia ke posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pauh Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - Agustus 2025. Populasi berjumlah 234 dan sampel penelitian sebanyak 70 orang lansia.Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 74,3% lansia tidak aktif ke posyandu, sebanyak 48,6% lansia tidak mendapatkan dukungan keluarga, dan sebanyak 30% lansia memiliki akses yang sulit dalam menjangkau posyandu. Hasil uji Chi-square didapatkan ada hubungan dukungan keluarga (p-value=0,001) dan akses ke posyandu (p-value=0,020) dengan keaktifan lansia ke posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pauh Tahun 2025. Puskesmas disarankan untuk meningkatkan edukasi dan melibatkan keluarga serta masyarakat agar lansia lebih aktif mengikuti posyandu. Pendekatan yang inovatif dan personal dapat membantu meningkatkan partisipasi lansia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Humairah Fadhillah, Meyi Yanti, Febriyanti Nursya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


